Rabu, 14 Oktober 2015

Awal

Seminggu telah berlalu setelah kami memutuskan untuk berpacaran. Aku mencoba mengajaknya untuk pergi menonton film di bioskop. Kalu tidak salah film action Indonesia judulnya The Raid. Kami tidak hanya nonton berdua tapi bersama beberapa teman sekolah ku, kira-kira 5 orang. Awalnya FF menolak dengan alasan kurang enak badan, tapi aku memaksa dan akan kecewa bila dia tidak ikut. Akhirnya dia memutuskan untuk ikut dengan badan yang kurang sehat. Terlihat sekali, saat kami sedang menunggu film tersebut, dia hanya menundukkan kepalanya dan aku mencoba berempati padanya dengan mengelus punggungnya yang sedang sakit flu. Setelah selesai menonton, kami memutuskan untuk fotobox berdua dan memisahkan diri dari teman-teman yang lain. Aku sangat senang sekali melihat gaya fotonya yang lucu yaitu memandangku. Wajahnya terlihat polos. Dan sampai sekarang pun aku tidak lupa dengan gaya foto pertama kami. Setelah fotobox, kami segera bertemu kembali dengan teman-teman kami yg sedang makan. Masih ingat, dia mengatakan "Jangan di atas ya makannya, kepala aku masih pusing". Karena permintaannya tersebut akhirnya kami makan berdua di lantai bawah sedangkan teman-teman kami makan di lantai atas. Herannya dia sangat semangat dan seperti tidak sakit lagi saat kami makan dan sambil ngobrol dengan asik. Setelah selesai kami makan, dia mengajakku ke tempat tongkrongannya yg tidak jauh dari tempat tersebut. Hanya sebentar, lalu akhirnya kami pulang. Bersyukur alhamdulillah karena lancar hariku bersamanya. Hari demi hari berlalu. Hubungan kami berjalan dengan baik dan semakin bahagia. Dia mengajakku ke tempat tongkrongannya dan mengenalkan aku kepada sahabat-sahabatnya. Kalian tau tempat tongkrongannya adalah tempat billiard. Pasti kata tersebut identik dengan negatif. Tapi selama ini kita salah. Tidak semuanya tempat seperti itu negatif. Mungkin aku satu-satunya perempuan berjilbab yang datang ke tempat itu. Orangnya baik-baim semua. Aku diperkenalkan dengan sahabat-sahabatnya disana, ada Kak AD, Kak FN, Bang AT dll. Mereka semuanya asik dan baik. Tapi sayang tempat disana banyak asap rokok. Aku tidak suka, tapi FF selalu menjagaku dengan mengingatkanku agar terus tutup hidung dan mulutku menggunakan sapu tangan. MashaAllah aku melihatnya bermain billiard begitu menggelitik hati ini. Tatapan matanya yang sesekali melihat ke mataku. Aduuuuuh bikin greget hehe untungnya dia udah jadi pacar aku ya hehe.
Selain tempat tongkrongan billiardnya, dia mengajakku ke rumah tantenya yang tidak jauh dari rumahnya. Disana aku diperkenalkan dengan tantenya, kakeknya, dan adik sepupunya yg kira-kira berusia 1 tahun, namanya FJ. Aku biasa memanggilnya dede. Dia sangat menggemaskan. Aku mudah sekali dekat dengannya sampai ketika aku mau pulang, dia malah menangis. Setiap kali berkunjung ke rumah FF, pasti kami berdua ke rumah dede FJ juga walaupun sekedar mengajak dede FJ jajan di Indomaret dekat rumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar