Seminggu telah berlalu setelah kami memutuskan untuk berpacaran. Aku mencoba mengajaknya untuk pergi menonton film di bioskop. Kalu tidak salah film action Indonesia judulnya The Raid. Kami tidak hanya nonton berdua tapi bersama beberapa teman sekolah ku, kira-kira 5 orang. Awalnya FF menolak dengan alasan kurang enak badan, tapi aku memaksa dan akan kecewa bila dia tidak ikut. Akhirnya dia memutuskan untuk ikut dengan badan yang kurang sehat. Terlihat sekali, saat kami sedang menunggu film tersebut, dia hanya menundukkan kepalanya dan aku mencoba berempati padanya dengan mengelus punggungnya yang sedang sakit flu. Setelah selesai menonton, kami memutuskan untuk fotobox berdua dan memisahkan diri dari teman-teman yang lain. Aku sangat senang sekali melihat gaya fotonya yang lucu yaitu memandangku. Wajahnya terlihat polos. Dan sampai sekarang pun aku tidak lupa dengan gaya foto pertama kami. Setelah fotobox, kami segera bertemu kembali dengan teman-teman kami yg sedang makan. Masih ingat, dia mengatakan "Jangan di atas ya makannya, kepala aku masih pusing". Karena permintaannya tersebut akhirnya kami makan berdua di lantai bawah sedangkan teman-teman kami makan di lantai atas. Herannya dia sangat semangat dan seperti tidak sakit lagi saat kami makan dan sambil ngobrol dengan asik. Setelah selesai kami makan, dia mengajakku ke tempat tongkrongannya yg tidak jauh dari tempat tersebut. Hanya sebentar, lalu akhirnya kami pulang. Bersyukur alhamdulillah karena lancar hariku bersamanya. Hari demi hari berlalu. Hubungan kami berjalan dengan baik dan semakin bahagia. Dia mengajakku ke tempat tongkrongannya dan mengenalkan aku kepada sahabat-sahabatnya. Kalian tau tempat tongkrongannya adalah tempat billiard. Pasti kata tersebut identik dengan negatif. Tapi selama ini kita salah. Tidak semuanya tempat seperti itu negatif. Mungkin aku satu-satunya perempuan berjilbab yang datang ke tempat itu. Orangnya baik-baim semua. Aku diperkenalkan dengan sahabat-sahabatnya disana, ada Kak AD, Kak FN, Bang AT dll. Mereka semuanya asik dan baik. Tapi sayang tempat disana banyak asap rokok. Aku tidak suka, tapi FF selalu menjagaku dengan mengingatkanku agar terus tutup hidung dan mulutku menggunakan sapu tangan. MashaAllah aku melihatnya bermain billiard begitu menggelitik hati ini. Tatapan matanya yang sesekali melihat ke mataku. Aduuuuuh bikin greget hehe untungnya dia udah jadi pacar aku ya hehe.
Selain tempat tongkrongan billiardnya, dia mengajakku ke rumah tantenya yang tidak jauh dari rumahnya. Disana aku diperkenalkan dengan tantenya, kakeknya, dan adik sepupunya yg kira-kira berusia 1 tahun, namanya FJ. Aku biasa memanggilnya dede. Dia sangat menggemaskan. Aku mudah sekali dekat dengannya sampai ketika aku mau pulang, dia malah menangis. Setiap kali berkunjung ke rumah FF, pasti kami berdua ke rumah dede FJ juga walaupun sekedar mengajak dede FJ jajan di Indomaret dekat rumah.
Rabu, 14 Oktober 2015
Rabu, 20 Mei 2015
Perkenalan yang tak terduga
Awal kisah ini yaitu ketika aku mengenal seorang pria berinisial FF. Saat itu kami masih duduk dibangku kelas 12 SMA. Namun, kami berbeda sekolah tapi masih satu kawasan yaitu di daerah Halim PK.
Perkenalan itu terjadi ketika ia meng-invite BBm ku. Aku masih ingat, saat itu pagi hari di sekolah. Aku duduk di kelas ketika bel sekolah berbunyi menandakan pelajaran akan segera di mulai. Tiba-tiba HPku berbunyi. Segera ku lihat, ada nama asing yang tak ku kenal meminta pertemanan denganku lewat BBM. Tanpa pikir panjang, aku terima perteman itu. Aku reflek mengatakan "ganteng" ketika aku melihat DPnya. Tidak ada dibenakku untuk dapat lebih dekat dengannya.
Hari demi hari berlalu, semua masih sama saja. Namun, suatu hari BBM ku berbunyi. Ternyata BBM dari dia. Dia mencoba memulai percakapan lebih dulu. Masih ingat kala itu, percakapan kami melalui BBM di awal kami berkenalan.
FF : Hai, ini siapa?
AF : Adinda
FF : Anak mana?
AF : SMA 67
FF : Kelas berapa?
AF : 12
FF : IPA atau IPS?
AF : IPS
FF : Oh kenal Nona dong?
AF : Iya temen sekelas
FF : Oh. Rumahnya dimana?
AF : Jatiwaringin
Percakapan di BBM tersebut terasa begitu singkat dan mungkin berhenti disitu karena akunya yang enggan melanjutkan percakapan itu. tapi dua hari kemudian, dia BBM aku lagi dengan kalimat tanya yang sama seperti dua hari yang lalu. Aku heran dengan orang ini, padahal dia sudah BBM aku seperti itu. Aku sedikit kesal. Aku balas saja BBMnya dengan lengkap saat ia sekali bertanya. Pikirku supaya tidak tanya-tanya lagi. Ternyata sikap ku membuat dia tersinggung. Dia berkata "Di BBM balesnya iya enggak doang, gak ada jawaban lain apa?". Iya, aku ingat sekali dia BBM aku seperti itu. Tapi aku tidak tau pastinya seperti apa, mengapa aku bisa jadi dekat dengannya pada akhirnya.
Semakin hari kami semakin dekat walau hanya lewat BBM, sampai pada akhirnya dia mengajakku untuk bertemu sepulang sekolah namun aku tidak bisa dan pada akhirnya kami bertemu ketika jam istirahat les. Kebetulan tempat lesnya tidak jauh dari tempat les ku. Pertemuan itu sangat singkat. Kami bertemu hanya saling bertanya kabar dan sudah makan atau belum haha lucu sekali.
Setelah itu kami tetap lanjut berhubungan melalui BBM. Di BBM tersebut dia menembakku. Aku bingung, aku suka padanya secepat itu padahal aku baru kenal dengannya. Aku tanya kepada temankku yang memiliki teman satu sekolah dengannya. Memastikan bahwa dia pria baik. Aku bisa dikatakan agak sedikit trauma dengan masa laluku. Aku diputuskan oleh mantan pacarku sehari setelah mantan pacarku berpacaran dengan pacar barunya. Padahal malamnya kami telfon-telfonan dan bercanda sangat gembira tapi setelah itu aku diputuskan olehnya. Sakit sangat sakit apalagi kala itu aku sedang menghadapi UAS di sekolah. Tapi aku bersyukur kegalauanku tidak mempengaruhi hasil ujianku sampai teman-temanku kaget dengan hasilku yang masih stabil. aku tidak begitu galau karena aku berpacaran dengan mantanku hanya 4 bulan. Dia alumni di SMA ku dan bekerja sebagai Teller di salah satu Bank milik negara.
Sudahlah itu masa lalu hehe lanjut ceritaku dengan si FF. Setelah temanku memberikan informasi bahwa dia pria baik, aku menerimanya menjadi pacarku. Bismillah tanggal 3 April 2012 kami resmi berpacaran.
Mari memulai menuliskan sebuah kisah...
Bismillahirrahmannirrahim..
Assalamu'alaikum semuanya, semoga dalam keadaan selalu baik dan bahagia ya.. Harus! karena segala nikmat telah diberikan oleh Allah untuk kita. Mmm.. seperti mau cerahmah saja hehe maafkan.
Assalamu'alaikum semuanya, semoga dalam keadaan selalu baik dan bahagia ya.. Harus! karena segala nikmat telah diberikan oleh Allah untuk kita. Mmm.. seperti mau cerahmah saja hehe maafkan.
Ini pertama kalinya aku menulis kembali. Keinginanku untuk menulis kembali terinspirasi dari ketika aku dan kedua sahabatku sedang membuka blog mereka yang dulu ketika mereka masih anak-anak dan teriapirasi juga dari sahabatku yang satu lagi, ia yang asik dengan menulis novel di waktu luangnya. Aku berpikir "kenapa aku tidak seperti itu saja? Mencoba berbagi kisah dengan kalian? Dan manfaat dari menulis pun juga sangat positif kok.." Hal itu lah yang membulatkan niatku untuk kembali menulis.
Awal aku menulis kala itu ketika aku masih dibangku SMP. Saat itu, sahabatku memeberitahukan padaku bahwa ada blog tempat untuk mencurahkan cerita di internet. Wah saat itu aku masih bisa dikatakan Alay haha. Hal yang tidak penting, aku tuliskan. Lucu juga bila dilihat hehe. Tapi tenang, sekarang aku mencoba menuliskan yang inshaAllah dapat bermanfaat bagi kawanku yang membacanya karena tulisan ini menuliskan tentang perjalanan kisah cintaku yang rasanya nano-nano. Nano-nano? Penasaran? Makanya ikuti ya kisahku ini ya...
Langganan:
Postingan (Atom)